Irawan…Never Ending Story

January 12, 2006

Kenapa Cobaan Hidup?

Filed under: Kenapa? — irawankosasih @ 4:57 am

When was the last time you spent a week without a problem?
I am affraid that question isn’t so easy to answer.

Banyak cobaan hidup yang harus dijalani dengan pengendalian diri tinggi serta dukungan dari orang-orang terdekat. Mulai Dra Hastaning Sakti yang kehilangan kandungannya sampai Indonesia yang punya masalah bejibun ngga abis-abis. Walaupun semua orang pasti mencoba langkah mengendalikan diri dalam menghadapi cobaan hidup, tak sedikit pula manusia yang memilih untuk melakukan tindakan memusnahkan diri sendiri.
Menjadi menarik jika saya bilang bahwa tidak ada masalah yang besar. Kenapa? itu semua tergantung bagaimana cara saya melihat masalah tersebut, kalau saya memutuskan melihat masalah sedangkan saya sendiri berada dalam lingkaran masalah itu, pastilah saya akan “dihajar” habis-habisan oleh masalah tsb. Jadi langkah pertama yang saya ambil adalah keluar dari lingkaran masalah itu, bukan berarti melarikan diri tetapi mencari angle yang tepat supaya view saya terhadap masalah tidak sempit dan menghindarkan komplikasi dengan masalah lain. So…jika ada masalah saya cenderung men-”zoom out” masalah untuk menemukan angle yang tepat bagi otak saya buat berpikir jernih.

Bagaimana angle yang tepat itu?

Pernah suatu saat saya menghadapi masalah yang sangat berat (saya yakin semua orang juga pernah, dngan versi sendiri”). Saya coba mencari pemikiran” yang tepat untuk masalah ini. Hingga pada suatu titik jenuh yang sudah menghabiskan begitu banyak energi berpikir, saya kembali evaluasi…apakah benar masalah saya sudah selesai? ternyata tidak, karena menghadapi masalah membutuhkan kesabaran tingkat tinggi dan kesabaran itu membutuhkan hati yang ikhlas.

Kemudian saya menarik diri sejenak dari masalah tersebut, saya tidak melupakannya tetapi saya juga tidak memenuhi pikiran saya dengan masalah tsb. Lalu saya berpikir bagaimana hati yang ikhlas itu? Kemudian saya mengadu kepada Allah, saya bersujud, saya menangis, saya berlutut tak berdaya dihadapan Illahi memohon ditunjukkan hati yang ikhlas. Kemudian apa yang terjadi? Nothing happened!!!, masalah saya tetap ada. Tetapi satu yang saya rasakan sangat berbeda…

Saya tidak lagi merasa lelah, saya tidak menemukan perasaan putus asa, walaupun the problem not solved yet. Karena saya merasa Allah sedang menatap hambanya yang berusaha dan berdoa.

Ya berusaha dan berdoa, kata-kata yang sangat populer, tetapi kadang kita belum memahami sepenuhnya apa efek yang ditimbulkan oleh kedua kata sederhana itu.

Merasa lemah dihadapan Allah menimbulkan rasa ketergantungan yang tinggi kepadaNya, Lemah dan Tergantung, dua kata negatif ini menghasilkan keikhlasan hati yang akan menimbulkan Power of God for solving the problems.

6 Comments »

  1. Hidup adalah masalah demi masalah yang berangkai sehingga menjadi sebuah kehidupan, tapi tergantung masalahnya itu masalah yang negatif atau positif,berliku atau tidak, besar atau kecil. Itulah kehidupan, berbagai cobaan, rintangan, nafsu, dll. selalu menghiasi hidup kita. Maka berbangga hatilah orang-orang yang senantiasa bermasalah, karena dibalik semua masalah itu ada sejuta hikmah yang bisa dipetik. Seperti; kalo ada yang gak suka sama kita, kita ga harus balik ngebenci dia, bahkan harusnya kita intropeksi diri kita, kok bisa ya dia ngebenci kita? banyak loh faedahnya. Pokoknya dalam hidup gak ada yang harus disesalin, seperti; kenapa gue ga bilang ya, kenapa gue ngomong gitu, kenapa gue ga jalan sana (walah…c’mon nyesel itu emang suka belakangan, jadi easy going azzah) n aku setuju banget sama yang mas tulis. Saat kita bener-bener udah merasa masalah yang menimpa kita berat banget, saat amarah kita sering ga terkendali, saat muka kita ditekuk plus manyun terus. Sebaiknya…ambilah wudhu(tahajudlah minimal sekali seminggu)…bersujudlah kepadaNya,curahkan segalanya, pasrah…tawadu…dan pada akhirnya…masalah itu memang belum terselesaikan…tapi…kita akan bisa tersenyum indah menghadapi masalah itu, dan pandangan kita terhadap masalahpun akan berbeda…ternyata dekat dengan Alloh itu indah ya…

    Comment by Rany — January 12, 2006 @ 7:43 am | Reply

  2. Kadang dengan banyaknya cobaan hidup membuat seseorang bisa lebih bersikap bijaksana dalam mengambil keputusan,tetapi semuanya tergantung bagaimana kita melihat masalah tersebut dari sudut pandang yg mana. Bila menyelesaikan masalah hanya dengan emosi tentulah masalah itu akan semakin rumit buat diselesaikan,tapi bila kita bisa lebih melihat ke inti dari permasalahan tersebut mungkin jawabannya terlalu mudah untuk diselesaikan. Tetapi untuk bisa melihat inti dari masalah bukanlah hal yg mudah, dari sinilah kebesaran dan kesabaran jiwa diuji………
    Hidup memang penuh cobaan klo ga mau berkutat dalam cobaan dan resiko janganlah hidup……!!!
    Berusaha dan bertawakallah senantiasa kepadaNYA….InsyaAllah kita diberi petunjuknya….amin

    Comment by zamil — January 14, 2006 @ 12:44 pm | Reply

  3. Kita sebagai manusia merupakan satu-satunya mahluk di muka bumi ini yang dianugerahi kemampuan berfikir yang luar biasa. Kita menjalani kehidupan dengan menggunakan kemampuan berpikir kita, bukan sekedar berdasarkan pada insting seperti yang terjadi pada hewan. Kita adalah satu-satunya mahluk yang mampu menggunakan pikiran untuk menganalisis proses berpikir kita.Kita mampu berfikir mengenai pikiran kita sendiri. Jadi setiap cobaan hidup datang menerjang kita, kita sudah siap menghadangya dengan pikiran kita. karena hanyalah pikiran kita yang dapat menghadangnya.

    Comment by dYan RizKy — January 29, 2006 @ 5:31 am | Reply

  4. Setiap manusia mempunyai cobaan hidupnya yang berbeda-beda, cara mengatasinya dengan mendekatkan diri pada Allah SWT. Persoalan juga tergantung bagaimana tingkat keimanan orang tersebut, jika kuat imannya maka permasalahan itu selesai juga.

    Comment by Ade Budi Kurniati,SE — September 21, 2007 @ 8:48 am | Reply

  5. Thanks for information.
    many interesting things
    Celpjefscylc

    Comment by celpjefscycle — January 12, 2008 @ 8:00 am | Reply

  6. Cobaan…kita semua tau kalau tidak ada cobaan yg tidak ada akhirnya. Semua terkembali ke diri kita, sejauh mana kita bisa bersabar. Setiap masaalah ada solusinya dan ada akhirnya, walau kita tidak tau solusi itu baik atau tidak menurut ALLAH. Kita manusia hanya bisa menyandarkan segalnya pada DIA. Yang harus kita jadikan bahan pemikiran adalah proses dalam menjalani cobaan itu. Apakah kita sabar dan tabah dalam mencapai solusi atau tidak. Semoga kita semua senantiasa sabar dan tabah.

    Comment by Nada — February 25, 2008 @ 4:21 am | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

Blog at WordPress.com.