Irawan…Never Ending Story

January 12, 2010

Menunda

Filed under: Uncategorized — irawankosasih @ 10:11 am
Tags: ,

Pagi ini saya bangun jam 05.00 AM tepat, sebenernya waktu subuh itu sekitar jam 04.30 AM ya, sudah terlambat 30 menit. Waktu membuka mata, pikiran ini dipenuhi dengan penundaan dan penundaan. Berjibaku dengan pikiran sendiri adalah hal yg menarik, karena seringkali ketika kita berpikir sesuatu itu nikmat tetapi sebenarnya kita sedang merangkai suatu jalan kehidupan yang sengsara.
Akhirnya memang pergulatan itu berlangsung sekitar 15 menit dan itupun secara otomatis membuat lagi delay 15 menit untuk shalat subuh.
Saat akan berangkat kerja, saya lihat jam nunjukin 06.45, karena saya terbiasa pergi jam 07.00 AM, so…lagi-lagi penundaan selama 15 menit walaupun sebenernya jam 06.45 AM itu pun saya sudah siap berangkat.
Belum lagi saat makan siang tiba, padahal bisa shalat dzuhur dulu ya, tp ditunda lagi hingga selesai makan. Begitupun shalat ashar, kenapa ga begitu adzan langsung shalat?
Tiba waktu maghrib, sedang di jalan, padahal ngelewatin masjid, kenapa harus ditunda sampai ke rumah?
Isya pun sama, karena berbenturan adzan dengan acara di tv yg seru, makanya ada lagi penundaan.

Kemudian sms datang….
jangan pernah menunda rencana, jangan pernah berpikir masih ada kesempatan lainnya, siapa yang pernah menyangka waktu yang tersisa bukan milik kita…

Teman yg mengirimkan sms ini, baru mengalami kehilangan teman yg meninggal dunia dalam usia muda.

Mukmin manakah yang paling cerdas?
“Orang yang paling banyak mengingat mati dan paling baik persiapannya untuk kehidupan setelah mati. Mereka itulah orang-orang yang cerdas.”

February 17, 2006

Sound For Stimulating Brain

Filed under: Uncategorized — irawankosasih @ 10:55 am

Akhir-akhir ini saya tertarik mencoba beberapa software yang menghasilkan suara berfrekuensi “unik” untuk menstimulasi otak saya. Frekuensi unik ini disebut binaural beat, frekuensi ini diklaim dapat menghadirkan relaksasi dalam waktu yang relatif singkat, membantu dalam mencapai suasana meditasi dengan lebih mudah, meningkatkan konsentrasi, membantu menyembuhkan berbagai macam penyakit, bahkan ada yg mengklaim frekuensi untuk menurunkan berat badan, membantu berhenti merokok dan yang fenomenal menyembuhkan HIV. Sounds really good.

Piliham saya jatuh pada BrainWave Generator , alasan saya adalah software ini punya forum untuk penggunanya submit preset frekuensi hasil karya mereka yang bisa saya download. Alasan kedua adalah free trialnya yg 30 hari paling lama. Alasan ketiga adalah software ini satu-satunya yang cr*ck-nya saya dapat. Ups, alasan terakhir just kidding.

Hari pertama saya coba BrainWave Generator, adalah waktu sebelum tidur dengan menggunakan headphone. Frekuensi yang saya pilih adalah Sleep Induction (Gently moves the brain frequency down to 3Hz, with a fadeout at the end). Saya cukup kaget akan efek yang ditimbulkan, saya bahkan tidak ingat betapa cepatnya saya tertidur. Dan ketika bangun saya sedikit bingung, karena saya tidur sekitar jam 2 pagi dan ketika bangun jam 5 pagi saya merasa sudah cukup tidur. Ini aneh, padahal jam tidur rata-rata saya adalah 5 jam. Kemudian saya tahu kalau frekuensi ini juga dapat mereduksi waktu tidur kita sekaligus meningkatkan kualitasnya.
How it works ?

Stimulating the brain

The easiest way of applying stimulus to the brain is via ears and eyes. Since humans cannot hear sounds low enough to be useful for brain stimulation, special techniques must be used. One such special technique used is called binaural beats.
If the left ear is presented with a steady tone of 495Hz and the right ear a steady tone of 505Hz, these two tones combine in the brain. The difference, 10Hz, is perceived by the brain and is a very effective stimulus for brainwave entrainment. This 10Hz is formed entirely by the brain. When using stereo headphones, the left and right sounds do not mix together until in your brain. The frequency difference, when perceived by brain this way, is called a binaural beat.

To get a stimulus of 10Hz, you may use tones of 495Hz and 505Hz, or 400Hz and 410Hz, or 862Hz and 872Hz, or so on. The only requirements are that the tone is heard well enough and that it is below about 1000Hz. Below 1000Hz, the wavelength of the sound is sufficiently small so that the sound waves curve around the skull.

What frequencies?

EEG (electroencephalography) technology is used to measure brain’s electrical vibrations from the surface of the scalp. The resulting EEG pattern will contain frequency elements mainly below 30Hz. The frequencies are categorized into four states as follows.

State    Frequency    State of mind
Delta    0.5–4Hz    Deep sleep
Theta    4–8Hz    Drowsy (also first stage of sleep)
Alpha    8–14Hz    Relaxed but alert
Beta    14–30Hz    Highly alert and focused

The effects

Helping in meditation

Meditation is essentially about willingly being able to alter one’s brain frequency to a desired state. While meditators have traditionally used several years to learn the techniques of meditation, you can now attain the same effect with brainwave entrainment. No special training or great discipline is required. Good meditation frequencies are in the alpha range, from 8Hz to 13Hz.

When a certain brainwave state is experienced and practiced over a period of time, the brain will “learn” the state change and it will become easier to self-produce the desired brainwave state at will. Thus, using brainwave entrainment, you can expect to get some of its effects later even without any external stimulus.

Reducing learning time

The theta state (4Hz–7Hz) has been found to increase learning capabilities. In fact, children spend more time in theta state than adults, which probably explains the accelerated learning capabilities of children.

Alpha frequencies are also useful for learning purposes. You can play language cassettes, subliminal tapes, etc. during an entrainment session for a maximum effect.

Reducing sleep needs

Some people have found that half an hour a day of the Theta state can replace up to 4 hours of sleep.

Treatment of certain mental diseases

Brainwave entrainment is used in treatment of depression, low self-esteem, attention deficit disorder, drug and alcohol addiction and autism, to name a few.

Brainwave entrainment has also been found helpful in alleviating headaches and migraines.

February 9, 2006

Sad Day

Filed under: Uncategorized — irawankosasih @ 3:23 pm

Hari ini terasa sangat berat untuk ibuku dan kami sekeluarga, karena orang yang kami cintai meninggalkan dunia ini untuk selama-lamanya. Kakekku Suwarna meninggal dunia hari ini jam 15.00. Semoga amal ibadah beliau menyertai dan menyelamatkan beliau dari segala kesusahan baik di alam kubur maupun di akhirat kelak. Amin

“Often the test of courage is not to die but to live.”

Conte Vittorio Alfieri

See ya Grandpa…

February 6, 2006

Blog.Worm

Filed under: Uncategorized — irawankosasih @ 7:59 am

Blog.Worm

Infected…

Theme: Rubric. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.